Polres Jayawijaya Dukung Kreativitas Pemuda Lewat Sanggar Seni dan Pelestarian Budaya

Uncategorized4 Dilihat

Wamena – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Jayawijaya melaksanakan Program QW1.3 Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) bersama tim Sanggar Pusat Olah Seni di Kampung Wesagenya, Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (29/10/2026), pukul 08.00 hingga 10.00 WIT. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polri dalam mendukung kreativitas generasi muda, mengembangkan potensi seni tari, serta melestarikan budaya dan kearifan lokal.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Jayawijaya Kompol Albertus Mabel, S.I.K., M.A.P., didampingi Kasat Binmas Polres Jayawijaya IPDA Abu Bakar, S.Sos., bersama personel Sat Binmas. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan melibatkan pengelola sanggar dan para pegiat seni tari setempat.

banner 336x280

Dalam penyampaiannya, Wakapolres Jayawijaya menyampaikan apresiasi kepada tim sanggar yang telah berinisiatif membina generasi muda melalui kegiatan seni dan budaya. Menurutnya, sanggar seni dapat menjadi wadah positif bagi pemuda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menjadi penari profesional yang mampu tampil dalam berbagai kegiatan dan acara besar.

Polres Jayawijaya juga mendorong kerja sama dengan pengelola sanggar untuk membina pemuda usia produktif. Dukungan tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, sekaligus memperkenalkan seni tari dari Sanggar Wesaput kepada masyarakat luas melalui berbagai kegiatan yang membutuhkan pertunjukan budaya.

Selain mendukung pengembangan kreativitas, Wakapolres mengajak masyarakat dan generasi muda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing. Para pemuda juga diimbau menjauhi penyalahgunaan narkoba dan minuman keras, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau informasi yang belum jelas kebenarannya.

Ketua tim Sanggar Pusat Olah Seni sekaligus pendamping teknis dari Dinas Pariwisata Kabupaten Jayawijaya, Lazarus Huby, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Polres Jayawijaya. Ia menyatakan kesiapan pihak sanggar untuk terus mengembangkan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan kreativitas generasi muda, sekaligus menjadi mitra kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Pihak sanggar juga berkomitmen untuk segera melaporkan kepada kepolisian terdekat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus mendorong kegiatan positif yang bermanfaat bagi pemuda dan lingkungan sekitar.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made S. Bimantara, S.I.K., menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Lembaga Masyarakat Adat (LMA), tokoh adat, tokoh agama, tokoh intelektual, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh pihak yang selama ini membantu Polres Jayawijaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat juga sangat penting dalam upaya pemberantasan sabu-sabu, ganja, dan minuman keras yang dapat menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas, tindakan kekerasan, hingga konflik sosial.

Melalui kegiatan Poliran ini, Polres Jayawijaya berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan produktif, melestarikan warisan budaya, dan berkontribusi menjaga kedamaian di lingkungan tempat tinggalnya.

Mari kita jaga persaudaraan dan kedamaian di tanah Papua yang kita cintai.

POLISI BERSAMA MASYARAKAT

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *